HOME

Jumat, 22 Mei 2015

WARTA WISATA

WARTA WISATA
Laman ini berisi informasi-informasi tentang lokasi wisata yang ada.
Jika ingin mengetahui lebih banyak, Anda dapat menghubungi Contact person kami.
sebisa mungkin kami akan melayani Anda
Salam ransel v(^_^)v

____________________________________________________________________________________

Tour de Singkarak ke-7
3 - 11 Okt 2015


Sumbar kembali menyelenggarakan perhelatan akbar tahunan TdS ke7 pada tanggal 3-11 Okt 2015 yang akan melibatkan 19 kabupaten / kota di Sumbar.

Jarak tempuh yang harus dilalui para peserta sepanjang 1.300 kilometer terbagi menjadi 9 etape dan memperebutkan hadiah dengan total Rp. 1,4 Miliar.

Dikutip dari Wonderful Indonesia, Senin (17/8/2015), event tahunan berskala internasional terbesar di Indonesia itu akan dihelat dalam 9 etape yang menyusuri pesona keindahan alam dan budaya Sumatera Barat.

Secara bertahap kegiatan ini telah melahirkan dampak multiplier efek ekonomi antara lain bagi perhotelan, transportasi, kuliner, kerajinan, dan  tujuan wisata. Bagi masyarakat Sumatera Barat sendiri, mega event ini akan memberi dampak positif bagi beragam usaha ekonomi kreatif di sekitar wilayah yang dilalui oleh rute TDS.

Berdasarkan organisasi balap sepeda intersional Union Cycliste Internationale (UCI) dan Amauri Sport Organisation (ASO). TDS ini menjadi peringkat ke-5 event balap sepeda dengan jumlah penonton terbanyak.

Peringkat pertama dipegang oleh Tour de France (Francis) dengan jumlah penonton 12 juta penonton, urutan kedua Giro A Italia (Italia) dengan jumlah penonton 8 juta, urutan ketiga Vuelta A Espana (Spanyol) dengan jumlah penonton 5 juta, urutan keempat Santos Tour Down Under dengan jumlah penonton 750 ribu orang, dan urutan kelima Tour De Singkarak dengan jumlah penonton 550 ribu orang.

Masyarakat Sumbar sangat senang mendengar bahwa event tahunan ini akan digelar kembali, pasalnya tentu saja pemerintah akan mulai melakukan perbaikan jalan-jalan yang akan dilalui para pembalap. selain itu, dampak positif dari perekonomian juga sangat membantu masyarakat lokal.

Semoga acara ini berjalan lancar dan semoga dapat menaikkan geliat perekonomian masyarakat Sumbar.



*dari berbagai sumber 


________________________________________________________

Raja Ampatnya Sumatera Barat : Kawasan Mandeh



Mandeh merupakan kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 Km dari Padang dengan Luas ± 18.000 Ha dan waktu tempuh sekitar 1 jam-an.  Kawasan Wisata Mandeh melingkupi 7 Kampung di 3 nagari yang dihuni oleh 9.931 jiwa penduduk dengan mata pencaharian bertani, berternak dan nelayan.

Objek wisata Kawasan Mandeh (Mandeh Resort) sudah dikenal baik tingkat nasional maupun Internasional. Bahkan Kawasan Mandeh telah menjadi destinasi utama kebijakan sector pariwisata kebaharian yang dimasukkan kedalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) bersama Biak dan Bunaken. Kawasan Wisata Mandeh sangat menjanjikan untuk dijadikan tujuan investasi.

Lokasi ini disebut sebagai Mandeh Resort karena salah satu kampung yang ada di kawasan ini bernama Kampung Mandeh, yang terkenal di bagian tengah Teluk Carocok Tarusan. Teluk Carocok Tarusan cukup landai dan tidak berombak karena disekitarnya terdapat beberapa pulau kecil diantaranya Pulau Traju, Pulau Setan Besar dan Kecil, Pulau Sironjong Besar dan Kecil, dan Pulau Cubadak. Sementara di bagian selatan kawasan ini tepatnya di Kampung Carocok ada sebuah tanjung meliuk bagaikan kail, sehingga teluk terlihat bagaikan sebuah danau yang menakjubkan dengan riaknya yang selalu bernyanyi tak henti-hentinya.

Disisi utara Kawasan Mandeh terdapat beberapa pulau yang melingkar yaitu : Pulau Bintangor, Pulau Pagang, Pulau Ular, dan Pulau Marak yang berdampingan dengan sikuai Island. Disepanjang pantai dari Kampung Sungai Pisang sampai ke Kampung Carocok kawasannya cukup landai dan berpasir putih dengan beberapa pohon pelindung seperti pohon kelapa, pohon waru, pohon nangka dan lain sebagainya. 7 Kampung dari 3 Nagari di kawasan ini termasuk kedalam kawasan pengembangan wisata yaitu : Kampung Mudiak Air, Kampung simpang Carocok, Kampung Pulau Karam, Kampung Sungai Nyalo, Kampung Sungai Tawar, Kampung Sungai Pinang dan Kampung Teluk Raya. Penduduk di sekitar Kawasan Mandeh terkenal cukup ramah dan cepat berbaur dengan masyarakat pendatang, bahkan suka membantu.

Bagi wisatawan yang berkunjung, banyak hal yang bisa dilakukan di kawasan mandeh ini antara lain hopping 7 pulau yang eksotis, kayaking, menyusuri hutan bakau, tracking ke puncak Pasumpahan, snorkeling, banana boat. bagi Anda yang ingin menguji nyali dapat memainkan aneka permainan Aerosport seperti Tandem Paralayang dan Gantole.

Yang membuat wisatawan takjub adalah adanya air terjun yang langsung bermuara ke laut. ini yang jarang ditemui di tempat-tempat lain.


Tidaklah mengada-mengada kiranya, bila kawasan ini dijuluki dengan The Paradise in the Shouth (surga di Selatan), maksudnya di bagian selatan Provinsi Sumatera Barat. Di surga inilah semua kedamaian bisa didapat. Penduduk setempat memanfaatkan ketenangan dan kedamaian teluk ini dengan melayarinya, menyelam serta berlayar dengan kapal penangkapan ikan. Bahkan wisatawan yang datang kesini sering memanfaatkan danau laut ini untuk berenang dari satu pulau ke pulau lainnya, selain tentunya juga untuk menyelam, menyaksikan keindahan dasar laut dengan berbagai bentuk dan jenis kerang dan ikan-ikan yang hidup disana.

Gerbang masuk Kawasan Mandeh dapat dicapai melalui laut dan jalan darat. Bila naik kapal/ boat bisa dari Pelabuhan Bungus, Gaung, Teluk Bayur atau dari Pelabuhan Muara Padang serta Teluk Tarusan. Sedangkan bila melalui jalan darat, terdapat tiga alternative dari tiga ruas jalan yang berbeda. Alternatif pertama dari Pasar Tarusan melalui simpang carocok, dan alternative kedua dari Bungus terus ke Sungai Pinang dan Sungai Nyalo. Ruas jalan terbaru ialah melewati Carocok terus menyusuri bibir pantai dan perbukitan yang landai sepanjang 12,5 Km.

Sudah banyak pihak media yang meliput keindahan Mandeh ini,mulai dari media cetak, radio sampai televisi swasta nasional sehingga nama Mandeh sudah semakin dikenal masyarakat.

Anda penasaran dan ingin mengunjungi Kawasan Mandeh?
Hubungi Divisi tour segera!!!
Salam ransel

Dari berbagai sumber

Jumat, 22 Mei 2015

WARTA WISATA

WARTA WISATA
Laman ini berisi informasi-informasi tentang lokasi wisata yang ada.
Jika ingin mengetahui lebih banyak, Anda dapat menghubungi Contact person kami.
sebisa mungkin kami akan melayani Anda
Salam ransel v(^_^)v

____________________________________________________________________________________

Tour de Singkarak ke-7
3 - 11 Okt 2015


Sumbar kembali menyelenggarakan perhelatan akbar tahunan TdS ke7 pada tanggal 3-11 Okt 2015 yang akan melibatkan 19 kabupaten / kota di Sumbar.

Jarak tempuh yang harus dilalui para peserta sepanjang 1.300 kilometer terbagi menjadi 9 etape dan memperebutkan hadiah dengan total Rp. 1,4 Miliar.

Dikutip dari Wonderful Indonesia, Senin (17/8/2015), event tahunan berskala internasional terbesar di Indonesia itu akan dihelat dalam 9 etape yang menyusuri pesona keindahan alam dan budaya Sumatera Barat.

Secara bertahap kegiatan ini telah melahirkan dampak multiplier efek ekonomi antara lain bagi perhotelan, transportasi, kuliner, kerajinan, dan  tujuan wisata. Bagi masyarakat Sumatera Barat sendiri, mega event ini akan memberi dampak positif bagi beragam usaha ekonomi kreatif di sekitar wilayah yang dilalui oleh rute TDS.

Berdasarkan organisasi balap sepeda intersional Union Cycliste Internationale (UCI) dan Amauri Sport Organisation (ASO). TDS ini menjadi peringkat ke-5 event balap sepeda dengan jumlah penonton terbanyak.

Peringkat pertama dipegang oleh Tour de France (Francis) dengan jumlah penonton 12 juta penonton, urutan kedua Giro A Italia (Italia) dengan jumlah penonton 8 juta, urutan ketiga Vuelta A Espana (Spanyol) dengan jumlah penonton 5 juta, urutan keempat Santos Tour Down Under dengan jumlah penonton 750 ribu orang, dan urutan kelima Tour De Singkarak dengan jumlah penonton 550 ribu orang.

Masyarakat Sumbar sangat senang mendengar bahwa event tahunan ini akan digelar kembali, pasalnya tentu saja pemerintah akan mulai melakukan perbaikan jalan-jalan yang akan dilalui para pembalap. selain itu, dampak positif dari perekonomian juga sangat membantu masyarakat lokal.

Semoga acara ini berjalan lancar dan semoga dapat menaikkan geliat perekonomian masyarakat Sumbar.



*dari berbagai sumber 


________________________________________________________

Raja Ampatnya Sumatera Barat : Kawasan Mandeh



Mandeh merupakan kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 Km dari Padang dengan Luas ± 18.000 Ha dan waktu tempuh sekitar 1 jam-an.  Kawasan Wisata Mandeh melingkupi 7 Kampung di 3 nagari yang dihuni oleh 9.931 jiwa penduduk dengan mata pencaharian bertani, berternak dan nelayan.

Objek wisata Kawasan Mandeh (Mandeh Resort) sudah dikenal baik tingkat nasional maupun Internasional. Bahkan Kawasan Mandeh telah menjadi destinasi utama kebijakan sector pariwisata kebaharian yang dimasukkan kedalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) bersama Biak dan Bunaken. Kawasan Wisata Mandeh sangat menjanjikan untuk dijadikan tujuan investasi.

Lokasi ini disebut sebagai Mandeh Resort karena salah satu kampung yang ada di kawasan ini bernama Kampung Mandeh, yang terkenal di bagian tengah Teluk Carocok Tarusan. Teluk Carocok Tarusan cukup landai dan tidak berombak karena disekitarnya terdapat beberapa pulau kecil diantaranya Pulau Traju, Pulau Setan Besar dan Kecil, Pulau Sironjong Besar dan Kecil, dan Pulau Cubadak. Sementara di bagian selatan kawasan ini tepatnya di Kampung Carocok ada sebuah tanjung meliuk bagaikan kail, sehingga teluk terlihat bagaikan sebuah danau yang menakjubkan dengan riaknya yang selalu bernyanyi tak henti-hentinya.

Disisi utara Kawasan Mandeh terdapat beberapa pulau yang melingkar yaitu : Pulau Bintangor, Pulau Pagang, Pulau Ular, dan Pulau Marak yang berdampingan dengan sikuai Island. Disepanjang pantai dari Kampung Sungai Pisang sampai ke Kampung Carocok kawasannya cukup landai dan berpasir putih dengan beberapa pohon pelindung seperti pohon kelapa, pohon waru, pohon nangka dan lain sebagainya. 7 Kampung dari 3 Nagari di kawasan ini termasuk kedalam kawasan pengembangan wisata yaitu : Kampung Mudiak Air, Kampung simpang Carocok, Kampung Pulau Karam, Kampung Sungai Nyalo, Kampung Sungai Tawar, Kampung Sungai Pinang dan Kampung Teluk Raya. Penduduk di sekitar Kawasan Mandeh terkenal cukup ramah dan cepat berbaur dengan masyarakat pendatang, bahkan suka membantu.

Bagi wisatawan yang berkunjung, banyak hal yang bisa dilakukan di kawasan mandeh ini antara lain hopping 7 pulau yang eksotis, kayaking, menyusuri hutan bakau, tracking ke puncak Pasumpahan, snorkeling, banana boat. bagi Anda yang ingin menguji nyali dapat memainkan aneka permainan Aerosport seperti Tandem Paralayang dan Gantole.

Yang membuat wisatawan takjub adalah adanya air terjun yang langsung bermuara ke laut. ini yang jarang ditemui di tempat-tempat lain.


Tidaklah mengada-mengada kiranya, bila kawasan ini dijuluki dengan The Paradise in the Shouth (surga di Selatan), maksudnya di bagian selatan Provinsi Sumatera Barat. Di surga inilah semua kedamaian bisa didapat. Penduduk setempat memanfaatkan ketenangan dan kedamaian teluk ini dengan melayarinya, menyelam serta berlayar dengan kapal penangkapan ikan. Bahkan wisatawan yang datang kesini sering memanfaatkan danau laut ini untuk berenang dari satu pulau ke pulau lainnya, selain tentunya juga untuk menyelam, menyaksikan keindahan dasar laut dengan berbagai bentuk dan jenis kerang dan ikan-ikan yang hidup disana.

Gerbang masuk Kawasan Mandeh dapat dicapai melalui laut dan jalan darat. Bila naik kapal/ boat bisa dari Pelabuhan Bungus, Gaung, Teluk Bayur atau dari Pelabuhan Muara Padang serta Teluk Tarusan. Sedangkan bila melalui jalan darat, terdapat tiga alternative dari tiga ruas jalan yang berbeda. Alternatif pertama dari Pasar Tarusan melalui simpang carocok, dan alternative kedua dari Bungus terus ke Sungai Pinang dan Sungai Nyalo. Ruas jalan terbaru ialah melewati Carocok terus menyusuri bibir pantai dan perbukitan yang landai sepanjang 12,5 Km.

Sudah banyak pihak media yang meliput keindahan Mandeh ini,mulai dari media cetak, radio sampai televisi swasta nasional sehingga nama Mandeh sudah semakin dikenal masyarakat.

Anda penasaran dan ingin mengunjungi Kawasan Mandeh?
Hubungi Divisi tour segera!!!
Salam ransel

Dari berbagai sumber
Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Sebuah Perseroan Terbatas yang bergerak di bidang Tours, Travel dan MICE